Mengubah Timeout Pada GRUB2 Linux


Sistem operasi ubuntu dan kebanyakan distribusi linux lainnya menggunakan GRUB sebagai boot loader ..Grub adalah singkatan dari Grand Unified Boot Loader yang merupakan bootloader yang sering digunakan pada sistem operasi linux. GRUB mengijinkan pengguna linux untuk memiliki lebih dari satu OS yang berbeda didalam komputer dan GRUB juga memperbolehkan pengguna untuk memilih OS manakah yang ingin djalankan.

Pada distribusi linux yang terbaru,akhir -akhir ini sudah menggunakan GRUB2 dibanding GRUB.
GRUB2 merupaka versi pengembanagan dari GRUB yang secara default akan menjadi bootloader bawaan pada distro ubuntu 9.10. GRUB2 saat ini masih dalam tahap pengembangan. Untuk melihat versi GRUB, anda dapat menggunakan perintah : 
$ grub-install -v
Nah pada kita dapat mengkustomisasi pengaturan pada GRUB tersebut , apa saja yang dapat kita ubah? kita dapat mengubah default boot maupun mengganti timeout .Apa itu timeout? timeout adalah waktu tunggu yang telah diset oleh system secara default agar pengguna dapat memilih menu atau OS apa yang dipilih (jika dualboot) pada bootloader GRUB,Jika telah melewati waktu timeout maka DefaultBoot akan dijalankan.

untuk mengganti timeout maka buka terminal pada linux anda dengan menekan "CTRL+T" pada keyboard dan masuk sebagai root dengan mengetik su


selanjutnya ketikkan kode dibawah ini 
nano /boot/grub/grub.cfg

 scroll kebawah dan cari kode seperti dibawah ini



set timeout=10 
Anda akan menemukan kode diatas sebanyak dua ,selanjutnya ganti angka 10 dengan waktu yang anda inginkan (detik).

Jika sudah keluar dengan cara "CTRL+X" dan tekan 'y' lalu enter.Maka hasil pengaturan anda akan tersimpan dan saatnya mengecek perubahan pada GRUB anda dengan merestart linux anda.


Share this

Related Posts

Previous
Next Post »